Bangun Pendidikan dari Pinggiran

41

 

Mendukung Nawacita, BRI mengembangkan program CSR pendidikan di daerah-daerah perbatasan.

Bidang pendidikan menjadi perhatian utama bagi PT Bank Rakyat Indonesia Tbk dalam menjalankan program tanggung-jawab sosial (CSR). Hal ini dilandasi oleh keyakinan pentingnya peranan pendidikan sebagai salah satu pilar yang menentukan masa depan dan kemajuan suatu bangsa.

Komitmen terhadap bidang pendidikan diwujudkan bank pelat merah ini lewat program Indonesia Cerdas secara berkelanjutan. Ada sejumlah kegiatan yang telah dilakukan melalui program ini, salah satunya berupa bantuan beasiswa bagi mahasiswa Universitas Terbuka (UT).

Corporate Secretary Bank BRI, Hari Siaga Amijarso memaparkan, pada periode 2016/2017 ini pihaknya memberikan beasiswa BRI Peduli Pendidikan bagi 750 mahasiswa UT dalam bentuk biaya perkuliahan dengan total alokasi dana sebesar Rp 3,6 miliar.

Ia mengatakan, sebagai perusahaan publik yang mayoritas sahamnya dimiliki oleh negara, BRI mengemban tanggung-jawab sosial yang besar, tidak hanya sebatas keberlanjutan usaha perusahaan dalam jangka panjang namun juga turut berkontribusi kepada bangsa yang salah satunya melalui bidang pendidikan.

Program ini telah memasuki tahun kelima sejak pertama kalinya CSR Peduli Pendidikan diberikan untuk mahasiswa UT. Dengan adanya bantuan beasiswa, mahasiswa berprestasi tidak perlu memikirkan biaya perkuliahan dan bisa lebih fokus pada studinya.

Kontribusi di dunia pendidikan melalui beasiswa bagi mahasiswa UT juga dilandasi oleh kesamaan visi sekaligus dukungan terhadap Nawacita yang telah dicanangkan pemerintahan Jokowi–JK dalam membangun masyarakat Indonesia dari daerah-daerah pinggiran dan kawasan terluar. Universitas Terbuka yang mengembangkan layanan pendidikan melalui 39 Unit Program Belajar Jarak Jauh (UPBJJ) memiliki kesamaan dengan BRI yang juga mengembangkan layanannya melalui 10.639 unit Kerja BRI yang tersebar di seluruh pelosok Indonesia.

CSR pendidikan di daerah perbatasan

Selain beasiswa bagi mahasiswa UT, BRI juga menjalankan program Mencerdaskan Anak Bangsa yang fokus di daerah-daerah perbatasan. Terdapat sepuluh daerah yang menjadi sasaran, yakni Putussibau (Kalimantan Barat), Merauke (Papua), Muko-Muko (Bengkulu), Rote Ndau (Nusa Tenggara Timur), Nabire (Papua), Blangpidie (Aceh), Tanjung Pinang (Kepulauan Riau), Tual (Maluku), Tahuna (Sulawesi Utara), dan Nunukan (Kalimantan Barat). Di sepuluh titik terpencil dan terluar tersebut, program CSR pendidikan lebih diprioritaskan untuk tingkat sekolah dasar (SD) mengingat para pelajar di jenjang ini merupakan generasi muda yang harus disiapkan paling awal.- Novita Hifni

 

LEAVE A REPLY