Bistronomy Dibuai Atmosfer Khas Victoria

320

[intro]Menikmati Salmon Carpaccio di tengah suasana romantis bak di Paris[/intro]

Pandangan mata ini langsung tertuju pada tatanan kursi dan meja di area taman yang dipenuhi pepohonan rindang di area pelataran restoran yang berlokasi di Ciranjang, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan itu. Pintu kayu yang kokoh seolah bersiap memberikan kejutan bagi para pengunjung.

Kehadiran kami siang itu disambut oleh alunan musik swing jazz nan merdu. Alunannya memberi kesan magis dan menjadikan suasana kian romantis bersinergi dengan desain interior yang didominasi motif bunga.

[pullquote position=”left”]“Selain mengangkat kesan klasik yang romantis, restoran ini juga jauh dari pusat keramaian kota, sehingga pengunjung dapat merasakan ketenangan seperti di rumah sendiri.”[/pullquote]

Achda selaku Marketing Komunikasi Supervisor Bistronomy Jakarta mendeskripsikan restoran yang hadir sejak Maret dua tahun lalu tersebut sebagai satu-satunya restoran yang memiliki gaya perpaduan interior desain Perancis dan Maroko klasik. “Selain mengangkat kesan klasik yang romantis, restoran ini juga jauh dari pusat keramaian kota sehingga pengunjung dapat merasakan ketenangan seperti di rumah sendiri,” imbuhnya.Salmon-Carpaccio

Kemewahan rasa

Selain memanjakan pengunjung dengan interior dan suasana yang meneduhkan, penyajian menu menjadi andalan yang tak terpisahkan. Sementara soal rasa tidak perlu diragukan. Sebut saja menu pembuka, Salmon Carpaccio. Salmon yang diiris tipis menjadi enam irisan ini dilumuri dengan perasan jeruk, campuran minyak zaitun dan lada. Racikan itu memberikan sensasi segar di lidah dan pedas.

Selanjutnya, cicipi juga Seafood Shoyu Fondue yang disajikan dengan segarnya makanan laut seperti udang, cumi-cumi, dan ikan laut yang direbus setengah matang. Bahan-bahan itu disajikan dengan campuran sayur dan kuah shoyu yang diletakkan secara terpisah di atas lilin.

Beralih ke menu pembuka, sang chef menyajikan hidangan istimewa, Chicken Steak Jalapeno. Jalapeno dikenal dengan cabai gendos. Biasanya, jalapeno digunakan untuk melengkapi rasa makanan khas Meksiko ditambah sedikit rasa asam. Namun, kali ini ia meraciknya dalam balutan ayam grill dengan saus khas chili garlic dan sambal jalapeno nan gurih.

Tinggalkan yang gurih, saatnya mencicipi menu penutup bercita rasa asam manis, yakni puding mangga. Puding yang manis ini dipadukan dengan mango creamy souce yang sedikit asam dan tambahan roti kering pada bagian atasnya.

Untuk minuman, sesapi Green Style dan Rainbow Tales. Kedua minuman ini memberikan sensasi manis, asam segar karena terbuat dari buah-buahan segar seperti kiwi, jeruk, stroberi, melon, dan apel.

Tertarik mencoba?

Penulis: Lediana

Fotografer: Rivan Fazry

LEAVE A REPLY