Menyusuri Keindahan Lombok

339

Menutup akhir tahun di Pulau Lombok merupakan pilihan yang tepat.

Terletak di Provinsi Nusa Tenggara Barat, membuat Lombok yang hampir sebagian wilayahnya dikelilingi oleh lautan, keindahan pantai dan laut, memiliki segudang wisata menarik yang memukau. Denyut kehidupan masyarakat yang sarat dengan nilai budaya turut memperkuat ciri khas pulau yang terletak tak jauh dari Bali itu. Jangan pula dilewatkan, wisata kuliner yang mulai berkembang di pulau tersebut.

Menyapa si cantik Rinjani

Di kalangan pecinta alam, keindahan Gunung Rinjani sudah tak asing. Gunung berapi tertinggi kedua di Indonesia itu menjulang kokoh menghiasi setengah dari Pulau Lombok bagian utara.

Gunung tersebut tidak hanya indah dan dikagumi banyak orang, tapi merupakan tempat suci bagi umat Hindu Bali dan Suku Sasak. Mereka meyakini gunung itu sebagai tempat bersemayamnya para dewa.

Hasrat menyaksikan matahari terbit menjadi momen yang paling dinanti para pendaki gunung. Selain itu, ada magnet lain yang membuat gunung tersebut makin memesona, yakni keberadaan Danau Segara Anak. Pengunjung akan disuguhi panorama eksotis di Sepanjang jalan menuju danau ini.

Warga setempat percaya, air danaunya yang biru sebiru laut berkhasiat menyembuhkan berbagai penyakit. Airnya hangat karena berasal dari sumber air panas. Menjelang sore, akan timbul semburat warna oranye di sepanjang danau tersebut.

Mengunjungi Suku Sasak

Oh ya, saat mendaki ke Gunung Rinjani, sempatkan waktu untuk mengunjungi Desa Bayan. Desa ini terletak di kaki Gunung Rinjani dan merupakan wilayah perkampungan suku asli Lombok, yakni Suku Sasak. Di sana, kita dapat melihat keseharian masyarakat yang hingga kini masih memegang teguh adat istiadat nenek moyang mereka.

Selain Desa Bayan, Suku Sasak juga bisa kita temui di Desa Sade. Mereka juga masih melestarikan tradisi nenek moyang, yakni melapisi kotoran sapi atau kerbau di seluruh lantai rumah. Uniknya, kotoran sapi tersebut tidak menimbulkan bau. Bahkan, setelah dilapisi berkali-kali dengan kotoran sapi, lantai rumah mereka akan makin mengilap.

Wisata wajib

Selain gunung, pantai adalah wisata wajib bagi para wisatawan. Pantai yang paling populer di pulau ini antara lain wisata ke tiga Gili, yakni Gili Air, Trawangan dan Meno. Wisata tiga Gili dapat ditempuh hanya dengan waktu 30 menit.

Gili Air adalah pantai yang terdekat dari Pulau Lombok. Pantai ini cocok untuk wisatawan yang berlibur bersama keluarga. Jumlah penduduk di Gili Air terbilang lebih padat dibandingkan dua gili lainnya. Meski begitu, wisatawan masih dapat menikmati keindahan pantai beralaskan pasir putih dan air laut yang jernih. Dibandingkan dua gili lainnya, fasilitas wisata di sini, mulai dari penginapan, restoran hingga kafe terbilang lebih lengkap.

Gili Meno terletak di antara Gili Air dan Gili Trawangan. Air lautnya berwarna biru muda. Semakin ke tengah laut, warnanya menjadi biru tua. Di sepanjang garis pantai, pasirnya tampak putih dan bersih.

Tidak ada kendaraan bermotor di sepanjang pantai tersebut. Maka, suasananya pun tenang dan bebas polusi. Untuk menyusuri pantai, kita bisa berjalan kaki atau memanfaatkan jasa transportasi sejenis andong, yakni cidomo. Aturan ini juga berlaku di dua gili lainnya.

Pantai yang letaknya terjauh namun paling diminati para wisatawan adalah Gili Trawangan. Masih dengan pasir putih dan laut biru dengan gradasi warna hijau yang jernih, di pantai tersebut, wisatawan dapat melakukan scuba diving dan snorkeling.

Pantai lain yang tak boleh dilewatkan adalah Pantai Sengigi. Letaknya di sebelah barat pesisir Pulau Lombok dan mudah diakses menggunakan kendaraan. Selain itu, ada Pantai Kuta. Pantai yang namanya sama dengan Pantai Kuta di Bali ini terletak di Desa Kuta, Lombok Tengah.

Pantai ini menjadi salah satu pantai favorit para peselancar baik dari dalam maupun luar negeri. Sekitar bulan Februari-Maret, wisatawan dapat menyaksikan Festival Nyale. Festival ini termasuk ke dalam rangkaian Upacara Bau Nyale yang rutin diadakan setiap tahun oleh Suku Sasak. Keunikan dan keseruan festival ini terjadi saat momen mencari cacing Nyale di laut. Menurut legenda, cacing tersebut merupakan perwujudan dari rambut seorang putri cantik bernama Putri Mandalika

Jadi, lingkari Pulau Lombok dalam agenda liburan Anda.

Penulis: Diansari Puspaindah

Foto: Dok. Istimewa

 

LEAVE A REPLY